Para ulama berpendapat bahwa yang dapat menjadi wali mujbir bagi orang yang kurang akalnya atau gila adalah ayahnya, kakeknya dan seterusnya.
Adapun perwalian pemerdeka budak perempuan sayyidah apabila ia masih hidup, maka sayyid menikahkan budaknya kepada orang yang akan menikahi budak perempuannya secara urutan yang telah dijelaskan pada urutan wali secara nasab.
Baligh Maka seorang anak kecil yang belum pernah bermimpi atau belum baligh, tidak syah bila menjadi wali bagi saudara wanitanya atau anggota keluarga lainnya.
Dan untuk itu harus ada akad antara wali dan orang yang mewakilkan.
Tidak semua orang dapat menjadi wali pernikahan.
Dalam mazhab Hambali, seorang anak laki-laki yang sudah dewasa berhak menjadi wali nikah untuk ibunya.